Hidrogel untuk menanam sayur dan tanaman buah

kangkung
kangkung
Hidrogel bisa juga digunakan untuk menanam sayuran dan tanaman buah. Fungsi hidrogel dalam penanaman sayur dan buah adalah sebagai penyedia suplai air secara kontinyu.
Tanpa hidrogel, kita perlu melakukan penyiraman tanaman minimal 1 kali sehari, terutama pada saat kondisi kemarau atau tanpa ada hujan. Hal ini dilakukan agar tanaman tetap mendapat suplai air yang cukup sehingga pertumbuhannya tidak terhambat. Hal ini sangat mengganggu jika penanaman tanaman sayur dan buah tersebut hanya sebagai hobi bertanam atau berkebun. Kita sama sekali tidak bisa “meninggalkan” tanaman kita barang sehari saja, misalnya untuk keluar kota. Bisa dipastikan tanaman kita akan mengalami “dehidrasi” atau kekurangan air.
Untuk mengatasi hal tersebut, ada solusi penggunaan hidrogel sebagai media “penampung air”, sehingga walaupun kita tinggal beberapa hari, tanaman buah atau sayur kita dipastikan tidak akan kekurangan air.

mengapa bisa begitu?

caisim
caisim

Hal ini tidak lepas dari karakteristik hidrogel yang mampu menyerap air sampai 100 kali berat tubuhnya. Dengan penyerapan air tersebut, hidrogel menyimpan cadangan air di dalam “tubuhnya”. Jika dibutuhkan oleh lingkungan sekitarnya, hidrogel bisa melepas perlahan – lahan cadangan airnya untuk dipakai oleh lingkungan sekitarnya. Hal ini tergantung seberapa besar kebutuhan air lingkungan sekitarnya tersebut. Jika lingkungan sekitar hidrogel cukup kering, maka hidrogel akan cepat melepas cadangan airnya dan bentuknya akan menyusut dengan cepat. Jika kemudian dilakukan pemberian suplai air kembali, maka hidrogel kembali akan menyerap air dan bentuknya akan mengembang kembali seperti semula.

Siklus ini akan berulang terus : mengembang – menyusut – mengembang, sampai fisik hidrogel mengalami kejenuhan dan rusak karena kondisi dan pengaruh lingkungan sekitarnya.

Kembali ke tanaman sayur dan buah di atas. Dengan penambahan hidrogel ke dalam media tanamnya, maka dipastikan suplai air akan terjaga dengan baik walaupun kita tidak setiap hari melakukan penyiraman terhadap tanaman tersebut. Dengan penambahan hidrogel yang cukup, kita hanya perlu menyiram 1 minggu sekali. Walaupun hanya disiram 1 minggu sekali, tanaman akan tetap sehat dan tidak layu, karena suplai air terjaga dengan baik.

Berapa banyak hidrogel yang dibutuhkan untuk kebutuhan ini? Maksimal adalah 20% dari keseluruhan media tanam. Jumlah 20% ini adalah jumlah hidrogel yang sudah mengembang. Jika anda memiliki tanaman buah atau sayur di dalam pot, silahkan diperkirakan sendiri berapa kebutuhan hidrogel untuk tanaman anda tersebut.

Perbandingan Kualitas, Hidrogel kami lebih baik

Beberapa hari yang lalu kami bertemu dengan seseorang yang berasal dari Ngawi, Jawa Timur. Orang tersebut ingin membeli hidrogel, tetapi dia juga membawa hidrogel yang katanya dari Solo dengan label “seven ….”.
Setelah berbincang – bincang, ternyata harga hidrogel yang dibawa orang tersebut benar – benar murah, kurang lebih 1.000 sampai 2.000 rupiah per sachet, padahal kami menjual ke anda dengan harga 7.500 rupiah. Jujur kami agak kaget dengan harga tersebut.Kami juga ditunjukkan barangnya seperti apa.
Kemudian kami berbincang – bincang lebih lanjut tentang pengalaman dalam menggunakan hidrogel ini, dari pembicaraan ini dapat diketahui ternyata secara kualitas, hidrogel kami jauh lebih unggul dari pada hidrogel yang dibawa oleh orang dari Ngawi tersebut.
Dari penuturannya, hidrogel tersebut ternyata setelah direndam menjadi kurang kenyal, mudah pecah dan warnanya luntur. Hal ini diketahui pada saat 2 warna hidrogel dicampur, 2 warna tersebut akan berbaur sehingga tidak jelas lagi warna aslinya.
Mungkin inilah yang bisa membuat harganya jauh lebih murah dari pada yang kami jual, karena secara kualitas jauh lebih rendah dari pada yang kami jual.


Kami jelaskan kepada bapak tersebut, hidrogel yang kami jual adalah hidrogel yang sangat berkualitas (kami tidak berani menyebut kualitas nomor satu atau terbaik), apa yang dikeluhkan oleh Bapak tersebut yaitu hidrogel setelah direndam menjadi kurang kenyal, mudah pecah dan warnanya luntur sama sekali tidak terjadi pada hidrogel yang kami jual. Ditambah lagi warnanya jauh lebih solid serta berkilauan.
Kami berani memberikan garansi uang kembali jika anda tidak puas dengan kualitas hidrogel yang kami jual.

Hidrogel dalam Media Terarium

Terarium atau vivarium adalah media atau wadah yang terbuat dari kaca atau plastik transparan berisi tanaman, yang diperuntukkan bagi beragam kebutuhan, seperti untuk penelitian, metode bercocok tanam maupun dekorasi. Dapat dikatakan bahwa terarium merupakan biosfer buatan yang paling alami karena fungsi biologis yang terjadi dalam terarium pun mirip dengan yang terjadi di alam. Sehingga terarium dapat juga dijadikan laboratorium biologi mini.

Terarium akan menampilkan taman miniatur dalam media kaca. Terarium dapat mensimulasikan kondisi di alam yang sebenarnya dalam media kaca tersebut. Misalnya terarim dapat mensimulasikan ekosistem gurun, ekosistem padang pasir, ekosistem hutan hujan tropis maupun lainnya.

Pertama kali terarium diperkenalkan di Inggris. Diawali dengan rumah kaca mini di Kerajaan Inggris dan kaum bangsawan kemudian terarium menjadi terkenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Terarium yang saat ini tersedia, dapat dibagi menjadi 3 kategori yaitu:
Terarium Udara Terbuka, yaitu terarium dengan bagian atas terbuka atau tidak tertutup. Untuk membuat miniatur tanaman, media seperti ini yang paling mudah digunakan dan dirawat. Anda bahkan dapat membuat dekorasi tanaman dalam terarium jenis ini dalam waktu yang sangat singkat.
Terarium Tertutup, yaitu terarium dengan kondisi tertutup rapat di semua bagian. Tujuannya untuk membuat biosfer yang unik di dalam terarium tersebut. Terarium ini yang paling sulit untuk dibuat dan dirawat. Lebih banyak tantangan dalam membuat terarium jenis ini. Beberapa faktor yang harus menjadi perhatian khusus untuk terarium tertutup adalah masalah jumlah air dan pencahayaan yang tepat. Terarium jenis ini biasanya memiliki bagian atas yang kecil untuk meletakkan tanaman dan material lainnya di dalam terarium. Tentu ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
Terarium Binatang, seperti namanya, terarium jenis ini digunakan untuk meletakkan binatang kecil untuk dipajang. Misalnya kadal, iguana, katak, kura-kura kecil atau ular. Tujuannya untuk menampilkan tiruan dari dunia fauna yang sebenarnya di alam bebas dengan memindahkannya ke media kaca yang menarik.

Mengingat terarium merupakan media kaca yang ukurannya terbatas dan memiliki biosfer yang unik, maka pemilihan tanaman yang diletakkan di dalam terarium juga haruslah tepat. Beberapa tanaman yang biasa digunakan dalam terarium antara lain sansiviera, kaktus, sukulen dan bromelia.

Untuk membantu dalam menjaga kondisi tanaman agar tetap segar, dibutuhkan ketersediaan air yang cukup. Sangat sulit mengukur kebutuhan air dalam wadah terarium ini. Oleh karena itu, hidrogel digunakan dalam seni pembuatan terarium ini sesuai karakteristik hidrogel yang mampu menyimpan sejumlah air dalam dirinya, dan melepas kandungan air tersebut manakala dibutuhkan oleh lingkungan sekitarnya.

Dengan menggunakan hidrogel, kita tidak akan terlalu khawatir akan kebutuhan air dalam wadah terarium, tanaman bisa mengambil air dari hidrogel yang berada di dalam dan di sela – sela media tanam.

Untuk mempermanis suasana di dalam terarium, hidrogel bisa juga diletakkan di atas media tanam, sehingga jika terkena cahaya, hidrogel nampak berkilauan karena memantulkan cahaya yang diterimanya.

Siapa mau coba? kami tunggu foto hasil kreasi anda

Tanaman Tampil beda dengan hidrogel

Menanam bunga dan berkebun adalah hobi yang mengasyikkan. Tidak salah jika menanam bunga dan berkebun bukan lagi menjadi dominasi ibu – ibu. Bapak – bapak pun sekarang ini sudah ikut – ikutan ibu – ibu untuk menanam bunga dan berkebun. Mungkin itulah yang menyebabkan harga bunga melonjak akhir – akhir ini.

Tidak berhenti di situ saja, banyak orang yang mencoba untuk berkreasi dengan barbagai macam cara agar bunga yang dimilikinya tampil beda dengan yang dimiliki orang lain, misalnya dengan membuat bonsai, menyilangkan  antar spesies bunga dan sebagainya. Bahkan sampai membuat terarium, sebuah taman dalam kaca.

Tidak luput dari otak atik adalah jenis media tanamnya. Banyak media alam yang dicoba untuk dijadikan media tanam, mulai sabut kelapa, batu koral, batang pohon, arang dan sebagainya. Salah satu alternatif untuk membuat bunga dan tanaman kita tampil beda dengan yang lain adalah hidrogel.

Sama seperti media tanam hidroponik lainnya, hidrogel dimanfaatkan untuk menggantikan tanah sebagai media dasar tempat tanaman tumbuh. Dengan menggunakan hidrogel, tanaman yang ditanam mampu tampil beda sekali dengan  yang lain. Bahkan di dalam terarium yang biasanya medianya didominasi batu, hidrogel bisa berfungsi ganda.  Pertama sebagai pemanis terarium dan yang kedua sebagai “suplier” air bagi tanaman, sehingga tanaman tidak  kekurangan air karena kondisi kering di dalam ruang terarium.

Dengan menggunakan hidrogel, tanaman kita bisa benar – benar tampil beda dengan yang lain. Bahkan kita bisa menanam bunga di atas meja, unik kan?

Hidrogel, pemikat mata tamu di rumah

Saya punya pengalaman agak unik dengan red sumatra dan hidrogel ini. Beberapa waktu  yang lalu, adik datang ke rumah dengan mengajak temannya. Kebetulan saya temui di  teras rumah yang di mejanya ada red sumatra yang di tanam pada media hidrogel.

Sambil bicara, temannya adik tersebut berkali kali menyentuh daun dan pot di meja. Saya diamkan saja, sampai kemudian (mungkin karena sudah merasa tahu jawabannya) dia  bilang, “Eh, saya kira ini bunga beneran”.

Saya jawab, “kalau bukan bunga beneran, lalu bunga apa?”. Dia kira bahwa bunga ini bunga plastik, apalagi ditanam di pot yang tidak ada tanahnya sama sekali, diletakkan  di atas meja lagi. sangat bersih dan pantas diletakkan di atas meja.

Rupanya teman adik saya tadi benar – benar tertipu dengan penampilan bunga di atas meja. Dia mengira bahwa yang di atas meja adalah bunga plastik dan hanya mainan saja.  Apalagi setelah dia menyentuh media tanamnya, yaitu hidrogel. Sambil dipegang –  pegang, dia berkali – kali menanyakan,”Apa ini?”

Saya jawab hidrogel.

Mungkin anda sendiri juga akan tertipu dengan penampilan hidrogel tersebut. Karena sangat eksotis dan sangat menarik.

Tanaman lebih indah ditanam pada hidrogel

Bukan hanya tampilan tanaman dan aksennya yang tampak lebih gaya dan indah dipandang mata, tetapi hidrogel juga mampu memberikan sentuhan lain pada tanaman, khususnya bunga.

Dengan menanam bunga pada media hidrogel, bunga menjadi “hidup” dalam arti bahwa beberapa bagian dari bunga menjadi lebih bagus dan indah.

Contoh yang diberikan disini adalah daun tanaman. Jika sebelumnya tanaman di tanam pada pot biasa, daun tanaman nampak biasa – biasa saja. Akan tetapi setelah ditanam pada media hidrogel, daun tanaman menjadi lebih cerah, mengkilap dan lebih bersih jika dibandingkan dengan sebelum ditanam pada media hidrogel.

daun baru pada media hidrogel
daun baru pada media hidrogel

Foto di atas adalah tanaman yang sudah kurang lebih satu bulan berada pada media hidrogell. Sudah tumbuh satu buah daun baru. Jika diperhatikan, daun baru tersebut nampak lebih cerah dan lebih sehat jika dibandingkan dengan daun yang lain yang sebelumnya berada pada pot biasa.

Kenapa bisa ? Karena dengan menanam pada media hidrogell, kita bisa “mengawasi” zat – zat nutrisi apa saja yang bisa masuk ke dalam tanaman. Beda dengan jika ditanam pada pot biasa, berbagai macam “makanan” masuk ke dalam tanaman sehingga lebih tidak terkontrol.